Showing posts with label random. Show all posts
Showing posts with label random. Show all posts

29.10.17

I like it, I'm 25

**WARNING: ini postingan curhat, silakan skip kalau ngga pengen baca curhatan mellow saya hahaha**

Sudah hampir setahun sejak terakhir saya ngepost sesuatu disini. Sebenarnya sih banyak yang saya tulis, tapi semuanya cuma masuk di draft, ngga pernah saya post. Kenapa? Yaaa karena memang belum selesai, terus di save dulu aja, terus habis itu mood nulisnya keburu menghilang.

Ha! Alasan.

Anyway, it's been more than 8 years since I started this blog. Dari umur 16 tahun, sampai sekarang umur saya sudah 25 tahun. Dari saya masih unyu-unyu kelas 3 SMA, sampai sekarang udah tahun ketiga bekerja. Dari jaman blog ngehits banget, sampai sekarang udah jamannya vlogging. Tapi kalau saya sih ya ngga bakalan nge-vlog juga. Kombinasi antara wajah yang kurang memadai dan kemampuan berbicara didepan umum (dan kamera) yang nol besar. Hahaha.


Berbicara tentang 25 tahun, dulu sebelum saya 25 tahun, ada teman yang bertanya kepada saya, "lo ngerasain quarter life crisis ngga sih?". Saya cuma bisa "????" Ah masa sih saya bakalan merasakan itu? Seacara saya kan orangnya sering kelewat santai, ikutin aja kemana angin berhembus. 

Tapi dalam beberapa bulan terakhir ini ada lirik lagu yang kayaknya kok saya banget gitu ya.

"So no one told you life was gonna be this way
Your job's a joke, you're broke, your love life's D.O.A."

Ada yang tahu itu lagu apa? Iya, I'll Be There For You-nya The Rembrandts. 


Dulu saya ngga pernah mikirin ini itu, misalnya nilai waktu sekolah atau percintaan. Buat saya, biar aja semuanya mengalir, toh saya ngga ambisius juga yang harus mencapai ini itu. Sekarang semuanya saya pikirin.

Sebut saja mulai dari kehidupan sehari-hari. Dulu saya kepengen banget kuliah diluar negeri dari beasiswa. Kemudian saya niatnya bekerja sekitar setahunan dulu untuk mengumpulkan uang buat tes TOEFL/IELTS, lalu apply beasiswa kesana kesini. Tapi kenyataannya, saya bablas kerja sampai sudah 3 tahun.

Ketika pertengahan tahun ini saya mulai browsing-browsing tentang beasiswa, tiba-tiba saya jadi berpikir, "memangnya gue cukup pintar ya untuk lanjut S2 di luar negeri? Jangankan di luar negeri, di dalam negeri aja gue kayaknya belum tentu bisa lulus.".

Dan kemudian niat itu pun hilang, walaupun sebenarnya dalam hati saya masih pengen banget bisa belajar di luar negeri.

Kemudian karena memikirkan rencana yang gagal itu, saya jadi berpikir ulang tentang kerjaan saya, terutama kalau lagi stress mengerjakan report atau menghadapi client yang ngeselin. "Ah, mau resign aja terus jadi komikus.", itu yang biasanya saya ucapkan kalau level stress-nya masih rendah. Tapi kalau sudah tingkat stress-nya sudah semakin tinggi, cita-cita saya bisa makin ngawur lagi, "Kayanya habis ini gue mau resign terus jadi idol aja lah.".

Saya ngga benci kerjaan saya, malah saya cukup menikmati karena sebenarnya dengan membuat report riset dari berbagai macam kategori dan latar belakang studi, otak saya bisa terus jalan dan saya jadi ngga merasa bego-bego banget gitu. Lalu saya juga bisa bertemu orang dari berbagai negara dan mengasah kemampuan bahasa inggris saya. Tapi ya itu, kadang suka ada pertanyaan, "Am I actually fit this job?". 

Kemudian berujung kepada penyesalan "Kenapa dulu saya lebih memilih masuk UI dari pada jurusan yang sebenarnya saya inginkan walaupun di universitas swasta?". Tapi ya sudah lah, kalau kata The Beatles "There's nowhere you can be that isn't where you're meant to be."


Tapi belum selesai sampai disitu. Jangan lupakan masalah percintaan.


Di usia segini, tentunya banyak sekali teman saya yang sudah punya pasangan, baik yang masih berpacaran atau pun sudah menikah. Kadang kalau mendengarkan cerita mereka, saya suka berpikir "Ya ampun dulu curhatnya cuma seputar masalah 'duh-gebetan-gue-suka-sama-gue-atau-ngga' atau 'duh-pacar-gue-begini-nih', tapi sekarang rasanya kok... masalahnya orang dewasa sekali ya.".

Apparently, a 25 years old without a boyfriend is bad, and 25 years old without any experience in dating someone is even worse.

Biasanya skenario-nya seperti ini:

"Pacarnya sekarang siapa?" atau "Pacarnya mana nih? Ngga pernah dibawa..."
"Ngga punya pacar hehehe."
"Ah masa sih ngga punya pacar? Ngga punya atau diumpetin?" atau "Oh, makanya jangan kebanyakan milih, yang mana aja asal baik."
"Lah mau pakai kaos kaki aja milih, masa aku cari pacar ngga milih sih? Hehe." *ngeloyor pergi*

atau skenario lainnya:

"Si anu aja udah nikah/lamaran nih, ayo kamu kapan?" atau "Wah, udah gede ya, bentar lagi nyebar undangan dong?"
"Kapan-kapan hehehe"
"Jangan jawab gitu dong, pamali. Harusnya jawab doain aja."
*perlahan menjauh*


Saya pribadi saat ini masih belum ada niat untuk menikah. Kan ada tuh ya walau pun single tapi sesungguhnya dia kepengen banget menikah, tapi kalau saya sendiri sih ngga. But for some reason, I feel like I need some romance in my life. Terakhir kali saya suka sama orang itu sudah 4 tahun yang lalu, itu pun saya ngga tahu apakah saya suka as in I'm in love with him or just merely admiring him.

Ada saat-saat dimana kalau ngeliat teman saya menikah atau punya pacar, rasanya kayak "Hngg pengen punya pacar. Kok kayaknya lucu ya, ada orang buat berbagi senang dan sedih dan keluh kesah segala macam. Gimana ya caranya?" Kemudian setelah berpikir kalau punya pacar kayaknya bakal begini, begini, begitu, begitu, terus jadi ngga kepengen lagi karena menurut saya 'ngurus diri sendiri aja masih ribet, kalo nambah mikir orang lain lagi tambah ribet ngga sih?'

Kemudian keinginan itu pun hilang. Lalu muncul lagi, dan mengulangi lagi proses berpikir yang saya ceritakan diatas, kemudian hilang lagi. Lalu diulangi terus sampe saya bingung sendiri, sebenarnya saya ini maunya apa sih?

Satu hal lagi yang agak ribet buat saya kalau urusan percintaan, saya ini tipe orang yang ngga bisa menangkap kode, atau pun menunjukkan kalau "halo saya suka sama kamu loh.". Kalau saya menunjukkan kalau saya suka sama dia, nanti dia ilfeel ngga sih? Kalau ternyata dia ngga suka sama saya gimana?

Nah jadi buat kamu yang dulu pernah dekat dengan saya atau berniat dekat dengan saya in a romantic way dan sedang kepoin saya dengan baca blog ini (behh, emangnya ada? hahaha), dengan saya selalu menanggapi kamu aja itu sudah menunjukkan kalau saya sebenarnya juga tertarik sama kamu, loh. Jadi please jangan kelamaan pakai kode-kode, saya malah ngga ngerti dan jadi bingung sendiri. (semacam kepedean gitu ya nulis kayak gini, berasa ada yang mau ngedeketin aja HAHAHAHA)


And then I stumbled upon this article about quarter life crisis, and then I'm telling myself, "Well congrats! Seems like you're actually experiencing quarter life crisis right now!"

GIFs are from Haikyuu! and IU's Palette MV. Yes, she's singing about being a 25 years old and I freaking love this song. Check out her awesome MV below!



5.12.16

HELLOOOOO~

Hola!!

Duh, udah lama banget saya ngga ngepost di blog ini. Terakhir kali ngepost itu bulan September 2015, which is more than a year ago!

Ah, sudah lama sekali ya.

Sebetulnya saya pernah beberapa kali mau ngepost sesuatu disini, tapi kemudian lagi asik-asik nulis, ada kerjaan datang, terus setelah kerjaan selesai, hilang sudah mood menulis. 

Kebetulan minggu lalu saya sempat ketemu salah seorang teman lama dalam per-blog-an (ini beneran lama banget, udah dari pas saya masih SMA kali ya Mas Ran? Hahaha), terus obrolan kita agak sedikit nyerempet tentang blog. Nah saat itu lah saya ingat dengan blog yang sudah saya abaikan selama setahun lebih ini. Mumpung lagi sedikit bisa bernafas diantara tumpukan kerjaan, a little update about my current life won't hurt lah ya. *padahal ngga ada yang peduli*

Saya masih kerja di kantor yang sama seperti update-an saya tahun lalu. Kerjaan yaaa gitu-gitu aja, no major change. Satu-satunya perubahan besar adalah berat badan saya yang terus-terusan bertambah. Hahaha.

Nah, kalau soal fangirling, itu tetap menjadi bagian dari kegiatan sehari-hari. Percayalah, fangirling itu bisa dilakukan dimana pun, termasuk didalam KRL commuter line yang penuh sesak. Mulai dari nonton drama, anime atau pun the latest live performance, semua bisa dilakukan di KRL! Hahaha.

Beberapa hari terakhir ini, saya sedang maraton Natsume Yuujinchou dari season 1 hingga season 5 yang masih on going saat ini. I totally recommended this anime, it's very heartwarming, tapi galau maksimal!!

NYANKO SENSEI MILUUUUVVVVV <3 i="">
source here

Galaunya bukan galau yang percintaan atau gimana sihhh, tapi pokoknya bikin galau aja! Salah banget lah pokoknya nonton ini pas lagi galau, bukannya menghibur malah bikin makin galau. *curcol*

*lirik jam* Baiklah, sudah hampir setengah 6, saatnya saya bersiap untuk pulang! Jarang-jarang bisa pulang teng go, disaat matahari masih terlihat. Hahahahaha.

Semoga saya bisa sering-sering nulis lagi disini ya, walaupun sebenarnya ngga tau juga mau nulis tentang apa.

Adios!

6.8.15

Random Post About Life

Halo!

Udah lama banget sejak terakhir kali saya ngepost di blog ini. Terakhir tuh kalo ngga salah pas Super Junior comeback, sekitar bulan September tahun lalu. Gilak, hampir saya ngga update.  Dari Super Junior comeback tahun lalu sampe Super Junior comeback tahun ini. *ngga penting*

Jadi apa saja yang saya lakukan selama ngga update? Kerja.

saya maunya kerja bareng abang ganteng yang ini

Iya, kerja. Sekarang saya udah lulus kuliah dan kerja di bidang market research. Kalo ditanya enak atau ngga yaaaa... tergantung sih ya. Enaknya sih saya bisa ketemu orang-orang baru dari berbagai negara, ngga enaknya ya kalo lagi banyak kerjaan. Simpel sih.

Berhubung kantor saya di daerah Rasuna Said, yang tinggal di Jakarta pasti tau lah ya macetnya kaya apa. Naik trasportasi apapun ngga ada yang bener, pasti kejebak macet semua! Kalo naik bis, perjuangan banget kejebak macet didalam tol sambil berdiri didalam bis. Naik kereta, menuju Stasiun Tebet-nya macet banget, belum lagi kereta kearah Bekasi selalu ketahan kereta luar kota dan selalu penuh, bahkan lebih gila dari commuter line tujuan Bogor. Jarang banget jam 7 malam udah sampe rumah, paling cepet pokoknya jam 8 malam! Terus Sabtu-Minggu tuh rasanya udah ngga pengen ngapa-ngapain, pengennya bobo cantik aja di rumah.

Alhasil, sekarang saya semakin kuper. zzzz.

Tapi kangen juga sih udah lama ngga nulis di blog. Sebenernya beberapa kali saya pengen update, misalnya kaya kemaren pas SJ dan GOT7 comeback barengan, atau pas saya ada suatu produk yang saya sukaaaa banget. Tapi entah kenapa selalu males. Mungkin karena siangnya udah kebanyakan ngetik. *ngga ngaruh kali*

Anyway, biarkan saya semedi dulu ditengah kemacetan supaya dapet inspirasi buat mulai nulis di blog ini lagi ya!

21.11.13

K-pop Idol = My Ideal Type?

Dalam beberapa bulan terakhir, saya selalu berkutat dengan segala hal yang berhubungan dengan fans K-pop demi selesainya skripsi saya (yang sampe sekarang belum selesai juga hahaha. Doakan yaaaa bisa selesai semester ini.). Sebenernya saya sendiri udah jarang banget update berita K-pop, bahkan berita tentang Super Junior sekalipun, kecuali kalo misalnya ada penyanyi/grup favorit saya yang comeback. Nah, waktu lagi iseng browsing tentang Korean Wave, entah kenapa saya mendadak nemu postingan dari sebuah website tentang apa aja sih dari Korean Wave yang masuk ke Indonesia dan dampaknya. Mereka menyebut salah satu dampaknya adalah tipe kekasih idaman.

Well, sejujurnya pas baca ini saya agak.... errrr okaaaayyy.  Sebenernya ini bukan masalah besar sih, cuma kayanya ini udah jadi label banget buat fans K-pop. Kalo suka K-pop maunya cowok/cewek yang kaya idola mereka. Emang sih ditulisan itu mereka ngga bilang semuanya, tapi mereka pake kata tidak jarang. Saya ngga bisa memungkiri juga kalo pasti ada aja fans diluar sana yang kaya gitu. Contohnya adalah adik saya sendiri yang merupakan fans berat dari Bigbang's G-Dragon, sampai-sampai di profil buku tahunan SMP-nya dia menuliskan kalau cita-citanya adalah menjadi istri G-Dragon. 

Pasti lah ya semua orang punya ideal type untuk dijadikan pasangan. Ideal type juga berbeda-beda tiap orang, mungkin ada yang ideal type-nya kaya Chris Evans atau Joe Taslim atau Lee Minho. Ada yang ngeliat dari tampang, ada yang ngeliat dari kepribadian, ada yang ngeliat dari dompet.... Ya macem-macem lah pokoknya. Ngga ada yang salah kalo kita punya ideal type tertentu. Tapi yang bikin saya agak gimanaaa gitu adalah ketika orang lain men-judge ideal type saya berdasarkan kesukaan saya terhadap artis/penyanyi Jepang atau Korea.

Saya sejak SD lebih suka dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan musik dan entertainment dari Asia Timur dibandingkan dengan musik dan entertainment dari barat. Emang sih saya suka banget dan lemah banget sama cowok-cowok imut nan lucu macem Koike Teppei atau Sungmin. Dan karena itu, banyak banget yang berpendapat (termasuk keluarga saya) kalo alasan saya belum punya pacar sampai sekarang adalah karena saya maunya cowok yang kaya artis-artis Jepang atau Korea Selatan.

Puhlease.


Pikiran saya juga masih jernih kali, ngga sampe segitunya juga. Masa iya saya mau ngimpi nyari yang kaya gini:


atau gini:


Ajegile, tinggi amat standar saya. Kalo mau yang seimut itu sih saya sampe lebaran kuda juga ngga bakal dapet. 

Saya pernah ditanya, sukanya tipe cowok yang kaya apa sih? Saya sih jawabnya yang realistis aja, yang pasti saya suka cowok pinter dan ketika ngobrol kita harus bisa nyambung. Emang sih saya pernah bilang ke salah satu teman kalo ideal type saya itu adalah Shinhwa's Andy di acara WGM. Tapi yang saya maksud bukan tampangnya, tapi lebih ke sifatnya, kelakuannya... Ya kurang lebih seperti itu lah. Kalo soal tampang saya ngga peduli.

Tolong lah jangan dilabel kaya gitu ya. Ada orang yang bisa keluar dari label itu, tapi ada juga yang akhirnya terpengaruh sama label itu dan ngerasa "eiii... mau ngapain juga tetep aja bakal dicap kaya gitu.". Ada yang punya pengalaman dicap kaya gitu juga ngga sih selain saya? Atau jangan-jangan saya doang yang digituin? Hahaha.

Oh, saya jadi inget omongan ibu-ibu di kantor waktu saya magang soal anaknya yang suka Korea, "Anak saya tuh ya sukanya Koreaan gitu, kalo sepupu-sepupunya mah normal, sukanya kaya One Direction gitu...". Saya jadi mikir lagi, yang suka musik-musik barat gitu pernah ngga ya dicap ngga punya pacar karena maunya sama orang bule?

Sekian unek-unek saya. Kalo ada salah-salah kata mohon dimaafkeun, semuanya pure subjektifitas saya ajah. :D


18.11.13

Happy 5th Anniversary!

Hari ini blog saya sudah berusia 5 tahun. Horeeee~ *tebar confetti* 

Ngga kerasa ya, cepet banget udah 5 tahun aja. Dulu waktu pertama bikin blog ini, saya masih anak kelas 3 SMA yang galau mau kuliah dimana. Sekarang saya udah mahasiswa tingkat akhir yang galau karena skripsinya ngga kelar-kelar. Dari saya belom punya pacar sampe saya.... tetep belom punya pacar. HAHAHAHA.

Ekspresi saya waktu sadar kalo blog ini udah lima tahun kira-kira seperti ini:


Kenapa saya kagetnya bisa nyaingin tante Shin Hyesung gitu? Iya lah sekaget itu, orang blog ini isinya ngga jelas, ngga ada manfaatnya, tapi masih aja diisi. Hahahaha. Yaudah lah ya. Anggep aja jadi kaya diary online gitu.

Tapi blog ini baru-baru ini lumayan hoki juga loh. Di postingan ini kan saya share tentang 2 giveaway dari beauty blogger, eh ternyata saya menang salah satunya, yang hadiahnya CC cream itu. Yaampyun syeneng banget sayah, soalnya persediaan BB cream dan CC cream udah mulai menipis, lagi bokek, eh terus menang dapet CC cream dari Nature Republic. Terima kasih Tuhan dan tentunya orang yang ngadain giveaway itu. :')

Btw, toner sama essence saya udah mau abis nih. Ngga ada yang mau bikin giveaway itu apa? Hahaha *ngelunjak jadinya*

Oh iya, hari ini saya dikasih link video ini dari youtube sama Ismi:



WaT duet sama CHEMISTRY. Oh.My.God. Dua duo asal Jepang favorit saya nyanyi bareng.  Chemistry yang hot and cold dan WaT yang imutnya ngalahin dede-dede unyu. OHMYGOD KEMANA AJA SAYA SELAMA INI NGGA NEMU VIDEO INI???? *kemudian merasa fail sebagai fans dari kedua duo tersebut* Saya yakin ini video lama, karena saya sempet nonton video Chemistry feat The Gospellers dan Tohoshinki dengan setting panggung yang sama. 

Anda fans dari WaT dan Chemistry dan belum pernah liat video-video diatas? Go go watch those videos NOW!!!!

11.11.13

My First Time Joining Giveaway!

I'm gonna write in english because well... I'm joining international giveaways, if i write in bahasa indonesia, they won't understand. I'm really sorry for my poor english. YES YES I KNOW MY ENGLISH IS REALLY BAD. 

So, my dad cut off my monthly allowance since last semester and I've been really poor since then. That's why I decided to join any giveaway i can found lolololol. I'm really thankful for the generous people who held giveaway because omg you guys are my savior.

Okay, the first giveaway is October Pick Me Up Giveaway from Airi. She's a beauty blogger and she's really awesome! She will give Etude House Rosy Tint Rose! omgomgomg I really want that liptint! The color is super gorgeous and the packaging is really cute as usual. Kyaaaakk!!! Anyway, go check her giveaway by clicking this picture below.


The next giveaway is Birthday Countdown Giveaway from Camille. She will give a Nature Republic CC cream as the prize and guess what? We can choose which type we want! Awesome, right? I really want the color change type, because it has more coverage than the other type. Want to join her giveaway? Go go click this picture below!

http://secretsofcamille.blogspot.com/2013/10/birthday-countdown-giveaway-open.html

Ok, wish me luck guyssss!!!!

-------

Niat banget ya saya ikutan giveaway. Maklum, lagi kere to the max sampe saya lulus. Buat ke kampus aja susah, apalagi buat beli yang lain? Hahaha.

Bleeehhhh bahasa inggris saya kacau balau belepotan nyaahaaaahhhh. Maap yah buat yang sakit mata bacanya. Sori ya buat semua grammar nazi di seluruh dunia. Saya yakin kalian gemes banget buat ngebenerin. Wkwkwk.

7.11.13

Just Another Random Day

Kemarin untuk pertama kalinya saya merasakan yang namanya terjebak karena ada gangguan kereta. *lempar confetti*

Sejak semester lalu, saya jadi sering naik kereta, bahkan dari sebelum harganya jadi murah banget kaya sekarang. Alasannya karena kereta cenderung lebih sepi daripada bis yang biasa saya naiki, terus udah gitu ngga pake acara macet, jadi kalau pun ngga dapet tempat duduk masih ngga masalah. Tapi begitu harga tiket kereta turun.... beeeehhh penuhnya langsung ngga manusiawi. Bayangin, badan saya kecil macem anak SD menyamar jadi anak kuliahan gini, terdesak-desak diantara bapak-bapak pulang kantoran dan saya tingginya cuma seketek mereka. Oksigen, please....

Anyway, kemarin saya pulang dari kampus bareng Yeno, naik kereta. Pas transit di Stasiun Manggarai sekitar jam 5an, udah ada sih kereta kearah Bekasi, tapi saya ngga jadi naik karena Yeno laper dan pengen beli makanan dulu di Seven Eleven. Berhubung kereta yang langsung kearah Bekasi pasti penuh sesak, akhirnya kita memutuskan buat naik kereta dari arah Bekasi, terus ikut dulu sampe Jakarta Kota biar dapet duduk, karena kalau naik dari Manggarai udah pasti ngga dapet duduk.

Udah nunggu sekitar 15 menit ngga ada yang dateng kereta dari arah Bekasi. Katanya ketahan di Cipinang dan nunggu sinyal atau apa lah, saya kurang jelas. Okeee mungkin nunggu kereta luar kota lewat dulu. Nunggu lagi tapi kok lama bener yaaaaa? Ada sih kereta dari Jakarta Kota ke Bekasi, tapi penuh banget  banget banget kaya pepes. Ogah banget deh saya naik. Tapi menurut pengumuman di Stasiun Manggarai, di Stasiun Jakarta Kota masih belom ada kereta arah Bekasi lagi. Nah loh.

Setelah Yeno nguping obrolan yang petugas di peron sama salah seorang penumpang, katanya ada kecelakaan di daerah Cipinang. Saya langsung cari beritanya disalah satu situs berita dan ternyata ada taksi ketabrak kereta di perlintasan dekat LP Cipinang. Hiaaaahhhhh... Akhirnya kacau lah semua jadwal kereta yang kearah Bekasi dan sebaliknya.   Kereta yang kearah luar kota pun pada terpaksa nunggu di Manggarai dan Jatinegara. Ngga ada satu pun kereta ke Bekasi atau pun dari Bekasi yang lewat. Mana penumpang udah numpuk karena penumpang kereta dari Bogor dan Tanah Abang yang mau transit buat ke Bekasi makin banyak. Pastinya penumpang udah pada ngeluh semua lah hahaha.


Iya, itu orang-orang yang nunggu kereta ke Bekasi, bukan lagi demo minta kenaikan gaji.

Suasana di Manggarai tambah panas pas ada kereta dari Serpong yang baru nyampe. Penumpangnya pada turun dan ngeluh (sambil ada yang marah-marah juga sih) kalo keretanya panas banget. Saya pikir, wajar lah ya orang penuh banget. Pas saya lewat depan kantor pengawas peron, banyak bapak-bapak yang protes, marah-marah. Setelah Yeno tanya-tanya, ternyata katanya mereka marah karena AC ngga berfungsi, kereta jadi panas banget dan jendela juga ngga bisa dibuka. Ebuset, berasa sauna kali ya itu didalem.


Yang sabar paaak... Kita juga capek nunggu kereta....

Akhirnya saya sama Yeno pulang naik taksi dari Manggarai sampe Bekasi bareng sama dua ibu-ibu kantoran yang juga udah capek nunggu kereta. Lumayan, jadinya patungan 20ribu aja. Hahahaha.

Out of topic sih dari epic-nya kemaren, tapi... MISS A AKHIRNYA COMEBACK WOOOOHOOOO!!!! *salto*

GO WATCH THEIR MV. NOW. *ditendang warga se-RT*




3.10.13

Thanks to Raisa and her song..

... because finally I got some sense knocked to my head.


GIF from Bye Bye music video

13.8.13

Random Post (lagi)

Selamat lebaran semuanya!! :D

Pas buka blog, saya agak kaget karena kok di live traffic feed banyak banget yang masuk ke blog ini dari postingan tentang PSAU dan PSAF  yang saya tulis... 4 tahun yang lalu? Sempet bingung sih kenapa tau-tau bisa gitu. Terus kemudian saya inget kalo bentar lagi PSAU dan PSAF (atau malah udah lewat?). Ah, kangennya masa-masa itu.

Saya inget pas PSAF hari terakhir disuruh pake baju batik dan rok putih. Kebetulan batik yang saya pake itu kemeja batik buat anak cowok dan rok rampel warna putih yang panjangnya selutut. Hem, emang sih jadi keliatan kaya seragam sekolah, ditambah ransel dan sepatu keds warna hitam ala anak sekolahan. Pagi-pagi udah nyampe UI, sekitar jam 6an lah. Pas lagi nyebrang di depan stasiun UI mau lewat balhut, kebetulan ada senior-senior dari FIB yang udah stand by. Berhubung saya anak FISIP, jadi yaaa santai aja jalan dibelakang mereka sampe salah satu dari mereka ngeliat saya dan ngomong.... 

"Lah? Kok ada anak SD lewat dari mana?"

PLEASE. Kalo dibilang anak SMA sih ngga apa-apa ya karena emang baru lulus, ANAK SD??? Hol.

Yah, tapi itu kejadian 4 tahun yang lalu. Yang berlalu biarlah berlalu. Dan ini..... foto waktu baru masuk kuliah, baru selesai paduan suara penerimaan mahasiswa baru + wisuda yang lulus.


HAHAHAHAHAHA. Ampun deh, ngapain coba rempong banget bawa tas segede gitu? Hahaha superrrr culuuuunnn!! *padahal sampe sekarang masih culun*

Terus yaaa waktu awal puasa kemarin, Sosio 09 ngadain buka bersama di Depok. Berhubung sekarang kereta murahnya tiada tara (yang seiring juga dengan penuh sesaknya tiada tara), jadi saya memutuskan buat naik kereta aja sampe stasiun UI. Pas saya nyebut Stasiun UI ke yang jual tiket, dia nanya "Wah, mau daftar ulang ya dek ke UI?"

... wait, WHAT?

Iya mas, saya mau daftar ulang buat semester 9.

Anywayyyyy~~~ selamat PSAU dan PSAF ya buat yang akan menjalankan! Silakan dinikmati! Bahahahahaha.

14.7.13

2PM - Come Back When You Hear This Song

Saya bukan Hottest, tapi saya mengakui kalo 2PM itu keren. Bulan Mei kemarin mereka baru aja comeback dan saya suka banget sama lagunya, Come Back When You Hear This Song. Sebenernya saya kurang ngerti ya mereka comeback dengan dua lagu atau gimana, soalnya ada satu lagi lagunya yang A.D.T.O.Y. Tapiiii saya lebih suka sama lagu Come Back When You Hear This Song dan suka dance-nya hahaha.

Waktu lagi iseng-iseng nontonin perform Come Back When You Hear This Song, eh nemu yang ada english sub-nya dari acc youtube kbsworld. 

Kemudian pengen ngirim ini buat orang. HAHAHAHA.

이 노랠 듣고 돌아와
어디에 있든 누구와 있든

Source: KBSWorld Youtube Channel

3.7.13

A Short Post About Life

Ehem, jadi saya masih akan tetap menjadi mahasiswa UI sampai semester depan. Jangan tanya kenapa. Pokoknya jangan tanya! Please jangan tanya!!! *emang siapa yang mau tanya?*

Halo UI! Kita berjumpa lagi semester depan! *kecup basah FISIP* Halo adik-adik maba 2013, selamat datang di Sosiologi! *senyum sok unyu*

Banyak hal yang terjadi sejak terakhir kali saya ngepost di blog ini walaupun hati masih gitu-gitu aja. Misalnya kaya MCountdown Halo-Indonesia yang mendadak dibatalin beberapa hari yang lalu,. Padahal saya udah merelakan Super Show 5 demi melihat Shinhwa di MCD, rasanya itu... UHHHHH!!!!

Saya emang lagi tergila-gila lagi sama Shinhwa sejak mereka comeback dengan lagu Venus tahun lalu. Gila ya, idola saya jaman SD sekarang udah jadi om-om, tapi tetep kece badai. Udah beberapa minggu terakhir ini saya kerjaannya cuma maraton Shinhwa Broadcast, nonton variety show Shinhwa yang jadul-jadul, ganti-ganti warna kuteks nonton MV dan live perform Shinhwa, dengerin lagunya JKT48 dan dengerin lagu Shinhwa. Daaaan akhir Mei kemarin mereka comeback lagi dengan lagu This Love!!! WE LIVE FOR THIS LOVE!!! NANANANANA ASDFGHJKLASDGJGJKJ *fangirling mode*

15th ANNIVERSARY! Judul albumnya cocok banget dong sama mereka, The Classic. Hahaha. Emang klasik banget nih grup. Yuk fangirling Shinhwa bareng saya. SHINHWA JJANG!! 

WE LIVE FOR THIS LOVE!! NANANANANA

Saya suka semua member Shinhwa, walaupun emang sih sedikit lebih suka sama Andy. Hampir semua orang bisa nebak kenapa saya bisa suka sama Andy. Bahkan adek saya dari pertama kali ngeliat Andy, dia udah langsung bisa nebak kalo saya suka sama dia. Tapi tapi saya suka semuanyaaaa!! Bahkan gantungan HP saya gambar Kim Dongwan *padahal itu juga ngga sengaja pake*

Oh! Uri Unnie, Adry akhirnya udah lulussss!!!! Kyaaaakkk!! Congrats Unnieeee!! *peluk erat kecup basah Adry* 

Saya dan uri Adry Unnie setelah sidang. Cieee Adriana S.sos :')

Sis Fina juga udah lulus, sayangnya saya ngga sempet dateng ke sidang dia. Congrats ya Sis Finaaaa~ Tunggu kedatanganku dan Tities untuk menginvasi rumahmu. Hihihihi. 

Ah, teman-teman seperjuanganku sudah lulus, tinggal kita nih *colek Tities sama Ismi*

26.4.13

Super Long Random Talk

Oke, saya tau dan sadar diri harusnya dari pada rambling ngga jelas di blog, mendingan saya ngetik skripsi. Tapi gimana dong? Udah ngga tau lagi mau nulis apa alias mentok. Ngga mentok juga sih. Tau apa yang mau ditulis tapi males. Mana belom ketemu pembimbing lagi. Gimana dong? *dilempar ke mars*

Padahal harusnya saya merasa beruntung topik saya ini diterima buat diterusin jadi skripsi. Soalnya yaaaa saya bisa penelitian sambil fangirling (dan emang itu tujuan saya hahaha). Observasinya aja nonton SMTown sama Music Bank, gimana ngga asik coba? Hahaha. Kemarin juga sempet wawancara dua orang, eh pas bikin transkrip setengahnya isinya fangirling/fanboying. Sampe bingung sendiri ini apa yang mau saya analisaaaa.... *nangis dipojokan* Btw tiap ngerjain transkrip terus denger suara sendiri, entah kenapa kedengerannya annoying banget suara saya. Hahahaha.

Ah ya sudah lah. *tutup ms word*

Nonton dan baca Karneval lebih asik dari ngerjain skripsi *iyalaaaah* Totally in love with the anime and manga!! Gara-gara Ismi bilang seru, saya penasaran dan akhirnya nonton episode satu. Pas di ending song, ada satu karakter megane yang menangkap perhatian saya. Atau istilah kerennya, love at the first sight #eaaa

please excuse my megane fetish lol

Besoknya pas saya tanya Ismi, katanya namanya Jiki dan bakal nongol di episode 3. Oke, saya tunggu sampe episode 3.... Nongol sih si Jiki..... TAPI KENAPA BENTAR BANGET??? Karena kesel, akhirnya saya malah jadi download manga-nya. Pas baca.. O-EM-JI. Ngga bisa berenti baca gara-gara Nai lucu bangetttt. Uuuuhhhh emesssshhhhhhhhh!!! He's super adorable!! Pas di anime-nya keliatannya biasa aja, tapi pas di manga baru keliatan kalo dia ini super super cute and adorable and i want to kidnap him so bad. Dan ada satu lagi karakter favorit saya, Kiichi. Entah kenapa selalu suka sama karakter cewek yang a bit spoiled princess. Well, Kiichi ngga spoiled princess banget sih, but sometimes she acts like a princess lol.

Kiichiiiii~~

Terus terusss... Sekarang ini saya lagi suka dengerin lagu-lagunya..... JKT48! HAHAHAHAHA

Semuanya berawal dari adik-adik saya yang suka sama JKT48 selalu muter lagu mereka, sampe akhirnya saya jadi terpaksa ikut mendengarkan. Sejak awal sih sebenernya saya suka-suka aja sama mereka. Ngga sebel, tapi ngga yang fanatik banget. Pertama denger yang Heavy Rotation tuh rasanya kaya denger lagu anime jaman dulu yang diterjemahin ke bahasa indonesia. Awal denger lirik Heavy Rotation yang diterjemahin ke bahasa indonesia "Seperti popcorn yang meletup-letup, kata-kata suka menari-nari." i was like.... 'whuuttt??? ini lagu anime?' tapi yaudah lah ya emang di bahasa jepangnya juga gitu. Hahaha. Lama-lama pas denger lirik lagunya yang lain saya... gemes. Bukan gemes sama orang yang nyanyinya, tapi gemes sama lirik lagunya. 

Disaat  banyak yang bikin lagu cinta bertepuk sebelah tangan dengan mendayu-dayu, tapi dari JKT48 bisa terdengar ceria banget. Misalnya kaya lagu Kimi no Koto ga Suki Dakara yang sempet jadi lagu iklan apa gitu. "Karena ku suka, suka dirimu. Ku akan selalu berada disini. Walau didalam keramaian tak apa tak kau sadari." Atau misalnya di lagu Gomen ne Summer "Maafkan Summer, cinta ini meski pun hanya teman terasa sedih." *melipir karena merasa tersindir* Tapi beneran deh, coba dengerin lirik lagu mereka. Lucu-lucu banget. Mungkin emang karena itu terjemahan dari lagu-lagu AKB48 dan sisters lainnya

Pokoknya tiap dengerin lagu mereka bisa kebawa ikut ceria deh. Dibawah mentari tertawalah, bernyanyi, menari sebebasnya!! Ada yang mau nonton teater JKT48? *nyari temen hahaha*

Ngomongin soal grup favorit... SORE IS BACK!!! WUHUUUUUUU~~~

Saya cinta banget banget sama band  ini sejak kelas 3 SMP gara-gara lagu Mata Berdebu. Terus pas beli album mereka yang Centralismo, ternyata lagunya enak semua. Gagal paham lah sama SORE. Dan akhirnya mereka balik lagi dengan album baru, Sorealist. Nungguin banget album fisiknya, karena sekarang ini baru rilis digitalnya aja. Tapi single baru mereka yang judulnya 'Sssst...' itu dahsyat bangetttt! Saya puter berulang-ulang kali sampe gila gila gila.

Next, random talk about make up and skincare! Nah, dibawah ini adalah produk-produk favorit saya selama tiga bulan terakhir. Banyakan sih dari Etude House. Their packaging is just too adorable <333 nbsp="">


1. Etude House Wonder Pore Freshner
2. Skinfood Buckwheat Loose Powder in #23 Natural Beige
3. Etude House Surprise Stick Concealer #2 Natural Beige
4. The Faceshop Lovely Me:ex Blusher PK
5. Etude House Dear Darling Tint #1 Berry Red

Nanti kapan-kapan saya bahas deh ya kenapa saya suka banget sama produk-produk diatas. Kalo disini ntar bisa ajegile panjang banget ini post. Hahahaha.

Aaaandddd I'm officially 21 year old now! Woooot!!!!

Udah dari sebulan yang lalu sih sebenernya, tapi ya sudah lah. Hahaha. Pas ulang tahun saya minta libur sehari dari penelitian di Kramat Jati dan untungnya Bos saya yang baik hati ngasih izin. Lumayan, santai-santai di rumah paginya. Sorenya pergi sama si Bung Randi yang kebetulan lagi di Jakarta and he gave me this cute moon plushie. Aaaawwww thank you so muuuchhh!!!!


Malemnya di SMS sama Dita, Kao dan Inge, katanya mereka lagi main di rumah Dita dan ngajak main bareng juga. Akhirnya begitu sampe rumah saya langsung ke rumah Dita yang kebetulan tinggal ngesot dari rumah saya *lebay* Ternyata oh ternyata, mereka ngasih surprise buat sayaaaahhh. Mereka beli brownies dan lilin yang super daebak. Kenapa saya bilang daebak? Karena itu lilin buat mati lampu! Dan itu gede banget ya. HAHAHAH. Sebenernya bakalan biasa aja kalo lilinnya cuma satu, karena waktu ulang tahun Inge kita juga sempet kaya gitu. Tapi masalahnya, ini lilinnya ada 4! Jadinya bukan kaget dan terharu, saya malah ketawa ngakak.

Kao dan Dita bawa lilin dan brownies

Anyway, thanks guyssss~~ <333>

Kebetulan ulang tahun saya berdekatan sama ulang tahunnya Tities. Saya 29 Maret, Tities 1 April. Ngga disangka-sangka, pas tanggal 1 April Ismi, Nunu dan Christin ngasih surprise buat kita berdua! Dateng ke skywalk diatas distro FISIP *lol berasa mall ada skywalk-nya* sambil bawa kue plus lilin dan topeng. Hahaha. Berasa mau pesta topeng.


Satu lagi sih yang bikin saya kaget. Jadi ceritanya bos saya, Mba Tati itu sempet bilang kalo saya sama Tities bisa menyelesaikan laporan keuangan secepatnya, dia bakal ngasih kado. Kita pikir itu cuma bercanda aja biar kerjaan kita cepet beres. Eh tau-tau Mba Tati pas mau pulang bilang "gue punya kado buat lo berdua, tapi gue ambil dulu di mobil ya. Kita bengong. Pas Mba Tati balik bawa dua bungkus kado buat saya dan Tities. D'awwwwwww~~ :')

Pas ngasih Mba Tati bilang "tapi kado dari gue ini cuma bisa dipake kalo udah ada pasangannya loh hahahaha." abis itu dia pulang. Saya sama Tities berusaha menerka-nerka apa isinya. Jangan-jangan couple t-shirt? HAHAHAHA lawak banget kalo sampe beneran. Ternyata pas dibuka.....


COUPLE MUG OMG HAHAHAHAHAHA. Saya sama Tities ngakak sejadi-jadinya, termasuk Ismi yang ada disitu juga. Apalagi pas ngeliat gambar cowoknya megane gitu, makin ngakak lah Ismi. Yeah, yeah... me and my megane fetish lol *peluk Jiki sama Hakkai*

Makasih banyak loh Mba Tati, kita suka banget sama kadonya. Tapi sayang kadonya ngga bisa dipake secepatnya nih. Hahahaha.

Gila, dari awalnya ngomongin skripsi bisa sampe ngomongin ulang tahun. Hahahaha. Yaudah lah ya namanya juga random talk, ya yang diomongin pasti random.

3.4.13

Jadi Begini Rasanya....

Waktu baru masuk kuliah sampai semester 6, saya suka banget gangguin senior-senior saya dengan menanyakan "Eh, kak. Skripsi lo apa kabar?" kemudian dia marah, sementara saya kabur sambil ketawa-tawa ngeselin. 

Sepertinya sekarang giliran saya yang digituin tiap kali ke kampus. Kualat kali ya sama yang lebih tua. Hahaha.

Walaupun pembimbing akademik saya (yang entah gimana ceritanya bisa jadi pembimbing skripsi saya juga) pernah bilang kalo sebenernya skripsi itu ngga semenakutkan yang orang-orang bilang, tapi.... tetep aja. 

Jadi apa kabar skripsi saya? No progress.

Iya, ngga ada progres sama sekali. Belom ketemu informan lagi, belom wawancara. Paling satu-satunya progres ya nonton dan fangirling observasi pas Music Bank Live in Jakarta kemaren itu aja. Selebihnya? Ngga paham lagi. 

Ini semua gara-gara saya terjebak kerjaan lain dari kampus, yang kemudian membuat saya harus menghabiskan waktu selama sebulan di Kramat Jati dan sekitarnya (yang membuat saya makin dekil hahaha). Skripsi? Sama sekali ngga tersentuh. Memang udah niat juga sih bulan April ini harus udah mulai megang skripsi lagi, tapi ternyata masih terganggu sama kerjaan yang lain itu. Pembimbing juga udah mulai nagih progres. Duh, matilah awak!

Ternyata begini ya rasanya skripsi..... *mata menerawang*

berusaha menyemangati diri sendiri dengan sticky notes di desktop
background desktop saya bagus ya :')

28.1.13

Negeri Diatas Awan

Waktu saya berlibur di Jember kemarin, Om saya mendadak bertanya "Lulut, do you want to watch action movie?"

Jelas saya menggeleng. Saya bukan penggemar film yang penuh dengan tembak-tembakan, pukul-pukulan atau bunuh-bunuhan. Bukannya takut darah, tapi saya suka ketakutan sendiri kalo ngeliat orang ditembak, dipukul atau diapain lah yang dapat mengakibatkan rasa sakit.

Kemudian dia bertanya lagi, "so, what do you want to watch?"

Saya menjawab, "as long as it isn't action, thriller, slasher...."

"Oh then you should watch Pinocchio. It suit your mental age very well."

Saat itu saya dan Tante saya cuma tertawa karena kami berdua sama-sama penggemar kartun klasik dari Disney. Pada akhirnya kami bertiga memutuskan untuk menonton The Legend Of 1900 dan Gone With the Wind. Yah, siapa sih yang ngga tau Gone With the Wind? Kalo kata Om saya, "one of the best movie in this century."

Tapi bukan Gone With the Wind yang mau saya bahas.

Kemudian saat pulang ke Jakarta kemarin, saya kebetulan mendapat tempat duduk persis disamping jendela, sehingga bisa melihat pemandangan diluar. Tapi yaaa... namanya juga diatas langit, jadi yang bisa dilihat cuma langit dan awan. Justru itu yang sangat saya suka tiap kali naik pesawat. Melihat gumpalan awan yang terbentuk seperti pulau-pulau besar yang mengambang di langit. Mungkin banyak orang yang mengatakan awan seperti kapas. Memang sih seperti kapas, tapi menurut saya itu lebih seperti pulau.

Pulau, lalu ada bukit-bukitnya dan gunung. Kebetulan saat itu cukup cerah, jadi langit kelihatan sangat biru. Saya senyum-senyum sendiri melihat pemandangan diluar sambil berpikir, dimana ya tempat tinggal Zeus? Mana Hera? Apa Hermes lagi mengantar pesan? Mungkin ngga ya mendadak ada Apollo melintas? Atau ada baby pegasus yang baru dibuat dari gumpalan awan kecil yang dibentuk sedemikian rupa? Saat melintasi awan yang cukup menjulang, saya berpikir apakah ini gunung olympus tempat tinggal Zeus? Jangan-jangan sedang ada pesta para Dewa?

Mungkin orang disebelah saya mengira saya gila kali ya karena senyum-senyum sendiri. Masih untung saya ngga dilempar keluar jendela. Hahaha.

Saya jadi berpikir lagi, mungkin apa yang dibilang oleh Om saya itu benar, mental age saya masih belum sesuai dengan umur badan saya. Kenapa saya bisa berpikir dimana Zeus dan teman-teman Dewa-nya? Mungkin saya kebanyakan nonton Hercules dari Disney. Atau mungkin kebanyakan membaca soal mitos-mitos itu. Entah lah.

Saya sendiri tahun ini berusia 21 tahun, usia dimana kita sudah bisa dianggap cukup dewasa. Tapi entah kenapa saya selalu merasa saya ini masih kecil. Saya masih belum pantas untuk begini begitu. Begini begitu maksudnya adalah misalnya punya pacar,  nanti kalo udah lulus mau ngapain, mau kerja dimana, mau jadi PNS apa ngga, memikirkan mau nikah umur berapa dan sebagainya. Apa faktor ukuran badan juga mempengaruhi ya? Yah, seperti yang sudah saya bilang sebelumnya, badan saya ini termasuk kecil. Saya sering dikira anak SMA, atau yang lebih parah pernah dikira anak SMP. Seneng sih jadinya keliatan awet muda, tapi jadinya saya malah sering diperlakukan seperti anak kecil. Bahkan oleh si.... yang ngga mau saya bahas lagi.

Waktu saya berulang tahun ke 20 tahun lalu, sudah mulai banyak saudara yang mendoakan agar cepat mendapatkan jodoh yang baik. Entah kenapa ya, itu malah membuat saya merasa "ya ampun... baru umur segini udah mikirin jodoh? santai aja kaliiii." Makanya ketika diberitahu kalau salah seorang teman SD akan menikah di bulan Februari nanti, saya lumayan kaget. Bukan kaget karena dia mau menikah, tapi kaget karena menyadari bahwa teman saya sudah mau menikah, sementara saya masih tidak peduli dengan masalah itu. Saya masih tidak peduli kalau tahun ini, saya akan resmi 21 tahun menjomblo.

Belum lagi ada beberapa teman yang sudah lulus dan ada juga yang beberapa keinginannya sejak lama tercapai. Sementara saya? Apa yang mau saya raih aja saya masih belum tahu. Apa yang jadi keinginan saya aja saya masih belum tahu. Saya masih belum merasa pantas melakukan hal-hal yang seharusnya sudah bisa, atau bahkan biasa dilakukan atau dipikirkan oleh orang-orang seumuran saya. 

Semuanya membuat saya berpikir lagi, bolehkah mental age saya tetap seperti anak 5 tahun, dimana saya ngga perlu mempedulikan apa yang terjadi disekeliling saya?

bayangkan kalau ada kerajaan Dewa diatas awan ini :)



apa tulisan sih ini? judul sama isi ngga nyambung. =____=

21.1.13

Super Quick Visit to Jogja

Jadi ceritanya saya lagi melarikan diri dari Jakarta nih. Udah lebih dari dua minggu di sebuah kota di ujung Jawa Timur, sebelahnya Banyuwangi. Tebak apa? Yak, Jember!

Tapi weekend yang lalu, saya dan Tante Yeyek pergi ke Jogja. Ekspres banget, nyampe sana Kamis, eh Minguunya udah balik lagi. Tujuan utamanya sih nengokin Tante Andin dan si kembar Iggy Iben, tapi tentunya selingan jalan-jalan (dan belanja kalo buat tante saya) tidak akan dilupakan!

Hari Kamis saya tiba di Adi Sucipto dan langsung meluncur ke rumah Tante Andin di daerah Godean. Main bersama si kembar Iggy dan Iben!! Sejujurnya, saya sendiri sebenernya ngga suka sama anak kecil. "Ntar kalo punya anak gimana dong?" banyak yang nanya kaya gitu. Baelah, kedepan amat sih mikirnya. Nikmatin aja dulu sekarang gimana. *jadi keluar topik* Bukannya ngga suka yang gimana banget sih, tapi lebih tepatnya agak awkward gitu kalo sama anak kecil. Saya ngga tau mesti ngapain kalo sama mereka. Belom lagi kalo mereka nangis. Antara pengen gampar sama pengen lempar. Jadi saya lebih memilih untuk menjauhi anak kecil.

main bareng si kembar. kok saya bukan kaya kakak sepupu ya, tapi kaya babysitter =___=

Begitu sampai di rumah Tante Andin, Iggy dan Iben masih agak ngga mau main-main sama saya. Tapi lama kelamaan, saya jadi korban bully mereka. Dilemparin botol teh yang masih penuh, ditabrak pake mobil-mobilan dan dilindes pake badan mereka. Baru main satu jam aja rasanya kaya udah keliling kota 5 jam. Hahaha.

Abis seharian main sama Iggy dan Iben, malemnya pergi sama salah satu teman Tante Yeyek yang jadi dosen UGM. Makan malam. Bah, makan melulu saya, tapi ngga gede-gede. 

Besoknya, saya memisahkan diri dari rombongan *padahal cuma berdua* dan pergi ke museum-museum bersama Bung Randi si anak gaul Jogja. Museum yang pertama kita datengin adalah Museum Sonobudoyo. Isinya tentang sejarah jogja gitu. Dari jaman prasejarah sampe wayang-wayangnya. Lumayan bagus sih. Kata Randi di museum ini dulu ada koleksi yang ilang dicuri. Terkutuklah kalian yang mencuri barang dari museum!!!

Habis itu si Randi sholat jumat dan saya ditinggal di toko buku togamas. Udah jauh-jauh ke Jogja, tetep aja belinya komik. Hahahaha. Selesai Randi sholat Jumat, kita capcus lagi ke museum selanjutnya, Museum Affandi. Ini museum sebenernya dulu rumah tinggalnya Affandi dan asik banget suasananya. Adem-adem gimana gitu. Disini kita ngeliat berbagai lukisan karya Alm. Affandi yang bagus-bagus banget, termasuk poster 'Boeng Ajo Boeng' yang saya sendiri juga baru tau ceritanya dari Bung Randi. Bayar masuknya 20.000, tapi dapet free softdrink atau es lilin nyonya besar di kafenya. Kita berdua sih sebenernya ngga ngerti lukisan, tapi tetep bisa menikmati kok. Bagus-bagus juga lukisannya *iyalah*

Selesai di museum Affandi, kita makan dulu sebelum lanjut ke Benteng Vredeburg. Isinya? Diorama perang di Jogja. Lumayan seru dan udah termasuk canggih karena disamping dioramanya ada layar sentuh yang isinya penjelasan mengenai peristiwa di diorama tersebut. Lumayan laaaah hampir sama kaya museum BI di Kota Tua. Kita nyampe sana udah sore, sekitar jam 4an. Sempet masuk ke tiga ruang diorama, tapi pas mau masuk ke ruang diorama yang keempat, kok takut yah? Udah sore juga, takut dikunciin. Akhirnya saya mundur teratur. Hahahaha. Tapi sempet naik-naik keatas bentengnya, ngeliat jalanan Jogja dari atas.

ini ekspresi "lo ngatur timer kamera apa moto gue sih?" hahaha

Foto lainnya? Ngga ada. Saya lagi ngga mood buat foto-foto. Adanya foto saya sendiri, tapi pasti kalian ngga mau ngeliat kan? Sebelum pulang, kita sempet duduk-duduk sore unyu *silakan muntah* di KM 0 yang diujung Malioboro itu. Abis itu balik ke hotel, malemnya ketemuan sama Ira, sahabat dari SMP yang udah lamaaaa banget ngga ketemu. Biasa lah, gosip-gosip cantik *APA INI??*

Hari Sabtu main lagi ke rumah Tante Andin dan kembali disiksa bermain dengan Iggy dan Iben. Sempet makan di Mang Engking, terus malemnya ke rumah saudara-saudara di daerah Giwangan. Hari Minggu sebelum ke bandara ke Godean lagi, main sama Iggy dan Iben lagi, baru deh ke bandara.

saya dan Iben, detik-detik sebelum si pleki dongsaeng dilempar dengan indahnya

Huhuhuhu. Masih mau main di Jogjaaaaaa...

29.12.12

Aku Cinta Pasar Baru!

Oke, sebelum mulai ke topik utama, saya mau bilang postingan ini saya dedikasikan untuk teman saya yang paling bohay se-FISIP UI, Tities Galih. *winkwink*

Jadi ceritanya kemarin dengan super randomnya saya dan Tities pergi ke Pasar Baru. Diawali dengan percakapan singkat di LINE pada pagi hari, siangnya kita udah mendarat di Pasar Baru lagi. Untuk apa kami pergi ke Pasar Baru? Untuk mencari..... MAKE UP BRUSH!!! 

Dua orang aries super random disatukan? Ya ini hasilnya.


Nyampah banget ya beli make up brush aja ke Pasar Baru segala. Gara-gara denger kalo brush disana harganya murah meriah dan bulunya halus, kita jadi tergoda, terutama saya sebagai newbie. Males juga kan kalo beli brush udah mahal-mahal tapi jarang dipake? Nah, makanya mari kita mencari yang murah biar ngga rugi! *ketauan pelitnya* Hahahaha.

Berangkat dari depok, nyampe sana ujan super deras, kita akhirnya naik bajaj dengan kecenya dari stasiun Juanda. Pas nyampe, baru sadar kalo atap kanopi yang di Pasar Baru itu ternyata pada bolong-bolong. Yaaa mau ngga mau kita basah-basahan. Setelah jalan lumayan juga, dari ujung ke ujung Pasar Baru. Kita masuk dari pintu depan GKJ, sementara tempat beli brush-nya di ujung pintu satu lagi. Bahahaha. Lumayan, olahraga.

Pas nyampe, kita agak bingung mau beli di toko yang mana. Tokonya banyak banget. Akhirnya kita beli di toko yang di belakang-belakang gitu dan ngga seramai yang lain. Pencarian utama hari ini : kabuki dan angle brush! Kabukinya ada dan bulunya aluuuuusssss banget. Pas nanya harganya, 12ribu aja looohhh! Emang sih ngga ada tutupnya, tapi lumayan. Ngga pake mikir, cusss saya langsung beli. Si emak Tities juga sempet beli brush buat blush on karena dia udah punya kabuki brush. Murah cyinn.. Brush-nya lucu, pink gitu, halus banget dan harganya 20ribu aja sih. Tapi karena mbak yang jaganya jutek banget terus si Tities jadi ngerasa kalah jutek dan angle brush yang saya cari ngga ada, akhirnya kita pindah toko.

Nah, di toko kedua (yang ternyata mbaknya sama juteknya. Apa semua mbak di Pasar Baru jutek ya? Huh) Saya menemukan yang saya cari: angle brush. Bulunya halussss enak deh. Pas nanya harganya..... 4ribu perak aja loh. Akhirnya sama beli satu brush lagi, yang kata Tities sih buat eyeshadow, harganya cuma 3ribu perak. Oemjih ciyus miapaaaahhh *diinjek* *dikirim ke mars* Pokoknya kita beli 5 brush disitu dan totalnya ngga nyampe 20ribu. 

Berhubung si emak Tities juga mau mencari concealer dan buat shading, kita pun berkelana lagi. Singkat cerita, dia tergoda bujuk rayu mbak dari Inez dan sukses membeli concealer dan yang buat shading gitu. Pencarian belum selesai, kita jalan ke matahari dept store yang ada disitu dan.... belanja lagi. 

Bahaya emang jalan sama nih orang.

Well, kebetulan saya belum punya eyeshadow dan lagi nyari. Tapi berhubung saya agak rebek dan ngga mau yang shimmery, sementara hampir semua eyeshadow ada shimmer-nya jadi agak susah. Nyaris beli Revlon yang shimmer-nya ngga terlalu keliatan, tapi setelah keliling, nemu eyeshadow dari Wardah, si kosmetik halal *eaaaa* Warnanya natural dan matte. Oh saya suka sekaliihh kalo ngga lebayyy!! Dan yang paling penting, harganya murah! Cuma sekitar 30ribuan kok. Akhirnya saya beli 2, satu  yang seri D (soft pink gitu) dan seri G (matte natural brown. G for Galuh!! *dilempar*). Si Tities juga tergoda dan akhirnya beli juga yang seri G satu biji. Saya sih cuma beli itu, tapi Tities abis itu tergoda sama blush on-nya Pixy yang warnanya peach oke gitu.



Oke, saya ngga akan ngomongin eyeshadow, karena makenya aja saya belum bisa.

Setelah ngaso-ngaso sebentar di KFC sambil memandangi hasil belanjaan hari ini (si Tities sih tetep yang paling banyak. Hahaha), kita baru sadar ada brush yang lupa di beli. Brush foundation! Balik lagi lah kita ke tempat brush yang pertama kita beli. Mbaknya udah ganti, yang ini lebih baik, tapi pas nanya brush foundation, dia malah ngga tau. orz. Akhirnya dia ngeluarin semua brush yang ada dan kita disuruh pilih sendiri. Murah banget, brush foundation cuma 7ribu dan seperti yang udah saya bilang, halussss. Sama beli brush yang kata Tities bisa buat blending eyeshadow. 5ribu aja saudara-saudaraaaaa.

Dapet semua yang dicari, kita pulang deh dengan hati riang gembira karena dapet barang murah. Hahaha. Tapi ngga tau juga nih brush-nya awet apa ngga. Soalnya kan murah banget, jangan-jangan sekali pake terus dicuci langsung rontok. Tapi yaudah lah ya, murah juga. Hahaha.

Hasil perburuan kemarin. Totalnya cuma 32ribu!

Yang mau nyari make up brush murah, yuk mari ke Pasar Baru! :D

24.12.12

#nowplaying Maybe - Sunye



Seharusnya ini saya tulis lebih dari satu setengah tahun yang lalu, sebagai jawaban dari sebuah #nowplaying lainnya. Atau mungkin karena saya saat itu merasa kalau itu bukan untuk saya? Entah lah. Mungkin memang dari awal seharusnya sudah menyerah.

Mungkin sekarang saatnya untuk menekan tombol reset, bukan lagi resume atau restart.

20.11.12

What a Day!

Hari ini random banget banget.

Jadi harusnya hari ini saya ketemuan sama orang di daerah Tanjung Barat buat ngomongin acara kampus. Pas turun dari bis di Pasar Rebo, tukang ojek disana pada bilang "ayo naik ojek, 19-nya ngga ada" (19 tuh nomor angkot jurusan Kampung Rambutan-Depok, in case you don't know). Saya mikirnya 'yakali ngga ada. tumben bener.' dan saat itu jalanan emang sepiiii banget ngga ada angkot yang lewat satu pun. Yaudah, saya tetep nunggu di depan Lotte Mart Pasar Rebo. Sekitar 5 menit kemudian, lewat lah angkot 19. Beberapa orang yang nunggu angkot pun langsung melambaikan tangan biar angkotnya berhenti, tapi mereka malah ngga berhenti. Ada kali sekitar 5 angkot atau lebih.

Kesel banget. Udah mana panas, muka ngga pake apa-apaan sama sekali, pasti keliatan culun banget deh. *eh*

Setelah saya perhatiin lagi, di depan angkot-angkot yang ngga mau berhenti ada tempelan kertas, intinya kaya mereka ngga mau koperasi angkotnya dibubarin, terus ada juga yang nempel soal tolak perda no. 10 (kalo ngga salah yaaa), yang saya sendiri juga ngga tau isinya apaan. Setelah kaya gitu, langsung deh mikir 'duh mampus nih eke, kayanya angkot 19 pada mogok nih.'. Buat ke sekitar Tanjung Barat ada lagi sih alternatif lain, naik angkot S15 atau S15a yang jurusan Taman Mini-Pasar Minggu (kalo ngga salah ya bok, saya juga lupa-lupa inget), tapi mesti nyebrang lagi dan jalannya lumayan jauh. Males banget kan, mana panas banget.

Akhirnya setelah mikir-mikir, saya memutuskan untuk nyebrang juga kearah Pasar Rebo yang udah nyebrangin lampu merah Jalan Raya Bogor. Nangkep ngga posisinya? Duh, saya juga bingung jelasinnya hahaha *fail* Pokoknya intinya saya mau nyebrang Jalan Raya Bogor. Pas udah deket lampu merah kok macet banget yaaa? Bis-bis sampe banyak yang muter lagi ngga bisa lewat. Akhirnya saya nanya sama tukang koran "ini macet banget ya bang?". Dia jawab "iya neng, jangan naik bis. Ngga bisa lewat. Mending nyebrang dulu aja jalan kaki."

Okeee saya emang ngga mau naik bis kok bang.

Pas mau nyebrang agak bingung juga. Ternyata perempatan Jalan Raya Bogor yang di Pasar Rebo itu, yang dibawah fly over, di blokir sama angkot-angkot. Jadi jalanan macet total. Polisi udah banyak banget yang stand by disitu. Saat itu saya udah mikir, "Duh, gue nyebrang lewat mana ya? Bingung juga.". Yaudah lah ya cuek aja nyebrang dimana pun yang penting bisa nyebrang sampe seberang (duh, kok aneh ya bahasanya?). Jadi saya itu kalo jalan tuh suka males liat kanan kiri ya, jalan ya lurus aja ngeliatnya. Makanya kadang suka ngga sadar gitu kalo lagi jalan terus ada yang kenal dan senyum, jadi suka disangka sombong. Padahal mah emang sayanya aja yang kalo jalan ngeliatnya lempeng ke depan.

Back to the topic, akhirnya saya nyebrang dengan PD-nya di zebra cross. Sebagai warga negara yang baik harus nyebrang pada tempatnya yaaaa, misalnya di zebra cross. Kebetulan saat itu saya pake earphone, tapi volume musiknya saya pasang paling kecil. Maksudnya biar sambil jalan sambil berasa ada BGM-nya gituh. Hahahaha. Saat itu lagunya lagi Mirror-nya Super Junior. Beuh, lagu galau nih (ngga penting sumpaaaah!). Lagi asik-asik nyebrang, terus lagunya juga mulai masuk bagian asiknya, kok rame bener yaaaa?

Alamak, saya ngga liat kalo saya nyebrang pas banget di depan supir-supir angkot yang lagi demo sambil loncat-loncat diatap angkotnya, sambil teriak-teriak gitu. Itu disebelah kiri sayaaaa... Pas tengok sebelah kanan, polisi aja loh banyak berjejer. Hahahaha. Jadi saya dengan muka tak bersalah seenaknya nyebrang ditengah-tengah orang lagi demo, diantara pendemo dan polisi. Dan polisi-polisi itu juga ngeliatin saya (atau ngeliatin yang demo? Hahaha), dikira anak ilang dari mana kali ya mendadak nyebrang diantara mereka. Bahahahaha. Gilaaaakkk!! Demo mahasiswa aja saya ngga pernah nyasar ditengah-tengahnya, eh ini lagi mendadak ada di demo supir angkot!  Sempet kepikiran pengen berenti minta potoin sama orang dulu, eh takut diusir polisi. Padahal kan jarang-jarang ngeliat demo supir angkot sampe loncat-loncat.  Huhuhu.

Singkat cerita, saya pun sukses menyebrang dengan selamat. Pas nyampe seberang, angkot S15 atau S15A ngga ada satu pun doooong. Dan ternyata di seberang itu juga udah banyak penumpang terlantar. Bah, akhirnya saya menghubungi orangnya, terus bilang deh ketemunya besok dengan alasan angkotnya pada mogok. Saya pun pulang kembali ke Bekasi dengan rasa bete yang berlebihan.

Ternyata nyebrang balik kearah saya pulang juga perjuangan banget. Demonya sih udah pada pergi, katanya ke Balai Kota tempatnya si Bapak Jokowi (bener bukan sih dia di Balai Kota? *ketauan begonya*). Tapi akhirnya Pasar Rebo jadi macet bangeeeettt!!! Lampu lalu lintas pun sudah tak ada artinya. Nyebrang pun dengan susah payah hingga akhirnya tiba di seberang dan naik angkot ke arah Jalan Baru yang ngga ikutan demo. Hahahaha.

Bulan ini aktif juga ya saya ngeblog, walaupun isinya ngga ada yang jelas. Hahahahah.