23.7.12

Between Dream and Reality


Senin pagi di minggu terakhir bulan Juli ini saya terbangun karena mimpi yang bagi saya sangat random.

And i always hate this kind of feelings.

Tahu tidak perasaan disaat kalian tidak memikirkan seseorang tapi mendadak dia muncul di mimpi kalian? Nah, itu. Saya benci perasaan itu. Mimpi yang seperti itu membuat orang itu terus-terusan bertengger diotak saya untuk beberapa hari ke depan. 

Menyenangkan? Bagi saya sangat tidak menyenangkan. Saya sudah susah payah untuk tidak mengingat orang itu lagi selama setahun terakhir, tapi usaha saya itu selalu dihancurkan oleh sebuah mimpi yang random, yang saya sendiri juga tidak tahu apa maksudnya.

Sungguh, itu sangat menyebalkan.

Tahu tidak perasaan disaat kalian sepertinya tertarik sama seseorang, tapi sebenarnya kalian tidak saling kenal? Ya, saya lebih benci perasaan itu. Tertarik dengan seseorang, mungkin hingga tahap menjadi secret admirer-nya, tapi orang itu bahkan tidak tahu kalau kalian eksis di dunia ini. 

Bagi logika saya, ini sedikit aneh. Bagaimana bisa kita tertarik dengan seseorang sementara kita tidak mengenal dia? Apalagi kalau ketertarikan kita itu bukan berdasarkan fisik, tapi... entah lah. Secara fisik mungkin dia tidak seperti Paul McCartney, Sungmin atau Nicholas Saputra, tapi ada saja yang membuatnya menarik bagi saya. Saya juga tidak tahu apa yang membuat orang itu menarik karena saya tidak mengenalnya secara personal. 

Tapi dibanding semua itu, yang lebih menyebalkan lagi adalah ketika kita tahu bahwa ketertarikan itu akan selalu menjadi sepihak saja.

3.6.12

2AM - F.Scott Fitzgerald's Way Of Love

Setelah waktu itu saya sok-sokan membuat review dari album IU, Last Fantasy, kali ini saya akan mencoba mereview mini album dari sebuah grup asal Korea Selatan, 2AM. Berasa ngerti musik deh pake nulis review segala, tapi dulu saya sering banget lho melakukan hal ini di blog lama saya. Hanya saja, dulu saya lebih sering mereview album dari band-band indie Indonesia seperti The Adams, White Shoes dan Sore. Belagu banget kan ya. hahahaha.

Jadi ceritanya sebulan yang lalu, uri Adry unnie baru saja pergi berlibur ke Korea Selatan dan dengan kalapnya saya nitip beberapa CD untuk dibelikan. Banyak orang yang mengira saya akan minta CD Super Junior, tapi sayang sekali anda semua salah. hahaha. Tiga album yang saya beli adalah IU - Last Fantasy, Miss A - Touch dan 2AM - F.Scott Fitzgerald's Way Of Love. 

Kenapa saya lebih memilih untuk membahas 2AM-F.Scott Fitzgerald's Way Of Love? Karena IU-Last Fantasy sudah pernah saya bahas disini (highly recommended, by the way) dan Miss A-Touch menurut saya kurang menarik untuk dibahas. Bukannya saya nggak suka Miss A, tapi memang kurang menarik aja. Gini-gini saya juga fans berat mereka, terutama Suzy. hehehe.

F.Scott Fitzgerald's Way Of Love terdiri dari 6 lagu. Karena ini 2AM, jadi jangan harap bisa mendengar lagu yang menghentak atau yang bisa untuk ngedance. Mereka adalah ballad idol, jadi ya lagu mereka sudah pasti lagu-lagu ballad. Untuk masalah suara, 2AM nggak perlu dipertanyakan lagi, suara mereka bisa dibilang diatas rata-rata. Harmoninya juga bagus banget. Rasanya agak gimana gitu setiap nonton mereka di acara variety show dengan kelakuannya yang aneh-aneh, tapi kalo udah nyanyi langsung berubah drastis. hahaha.

Berikut ini adalah tracklist dari album F.Scott Fitzgerald's Way Of Love:

1. You Were Mine
2. I Wonder If You Hurt Like Me
3. Erase All Our Memories
4. One More Second
5. How To Break Up Well
6. I Love You, I Love You

Lagu favorit saya dari album ini adalah You Were Mine, I Wonder If You Hurt Like Me dan I Love You, I Love You. Jangan ditanya kenapa, karena saya pun ngga tau~ *fail reviewer* Oh iya, satu hal lagi yang membuat saya tergila-gila kepada album ini : Package-nya. 

F.Scott Fitzgerald's Way Of Love adalah CD dengan package paling eksklusif yang saya punya. Kalo kata teman-teman saya: mirip undangan pernikahan. Hmmm.. Boleh juga nanti kalo saya menikah model undangannya diadopsi dari album ini. hehehe. Anyway, kira-kira penampakan package albumnya seperti ini


Nah, kemudian kalo box-nya dibuka isinya ada photobook, photocard sama amplop gitu. Ngga jelas CD-nya ada dimana. hahaha.


Ini dia photocard dan amplopnya. Foto-fotonya bagus deh, terutama Seulong-nya. Hehehe. Awalnya saya pikir amplopnya isi apa gitu, random love letter dari member buat fans atau apa, eh taunya cuma kertas kosong aja dengan sedikit lirik lagu I Wonder If You Hurt Like Me. Tapi keren juga tuh kalo mau ngasih kado romantis buat pacar yang suka 2AM, kertasnya bisa ditulisin love letter. hahaha. *halah ngayal aje*



Kemudian, ini dia photobook-nya. Eksklusif banget ya keliatannya? Lumayan tebal juga. Keren deh pokoknya. 


Tapi saya masih bertanya-tanya dimanakah CD-nya? Atau jangan-jangan CD-nya justru random, ada yang dapet dan ada yang ngga dapet. Uh, no, i'm just kidding. Ternyata CD-nya ada didalam photobook-nya! Wow! Jadi inget CD Bonamana yang CD-nya baru ada di halaman terakhir album, bedanya kalo ini ada didepan. Tapi tetep aja yang ini CD-nya dikantongin, jadi ngga keliatan. Hahaha.


Photobook-nya kereeeen! Fotonya bagus-bagus dan ngga semuanya foto Jokwon, Changmin, Seulong dan Jinwoon, tapi juga beberapa foto random yang bagus. Dan dari photobook ini saya baru tahu kalau F.Scott Fitzgerald ini yang mengarang buku Curious Case of Benjamin Button. Hahaha. Langsung saya merasa bodoh. Berikut ini adalah beberapa foto favorit saya dari photobook!





Dan salah satu bonus penambah kebahagiaan dari album ini adalah... POSTER! Yes, saya masih dapat poster! Hahaha. Sayangnya untuk album Last Fantasy udah ngga dapet poster. Well, at least 2AM masih dapet lah. Hihihi.


Yak, sekian lah review dari saya, yang setelah saya pikir-pikir lagi lebih mirip unboxing CD daripada review.  Hehehe. Agak telat review-nya, tapi album ini highly recommended banget kok! 

3.5.12

L'Arc~en~Ciel World Tour 2012 JAKARTA


saya masih ngga percaya penantian lama seluruh fans L'Arc en Ciel di Indonesia semalam sudah terbayar dengan penampilan super keren dari mereka.

entah sudah berapa lama menunggu, mulai dari saya masih SMP, kemudian duduk di Bangku SMA hingga sekarang kuliah tahun ketiga. akhirnya Hyde, Tetsu, Ken dan Yukihiro datang  juga ke Indonesia. akhirnya mereka tampil secara langsung dihadapan ribuan fans yang setia menunggu sejak bertahun-tahun yang lalu. 

walaupun saya sendiri ngga mampu untuk membeli kelas VIP atau premium dan hanya beli yang kelas regular, tapi saya tetap enjoy konsernya. walaupun saya hanya bisa melihat melalui big screen (karena saya pendek. duh.) tapi saya tetap sangat senang bisa mendengar mereka menyanyikan lagu-lagu hits secara langsung. benar-benar laruku, LEGENDARY!

dibuka dengan Ibara no Namida, ditutup dengan Niji. benar-benar sempurna. dan yang membuat saya paling senang dari konser ini adalah dua lagu favorit saya, Honey dan Link dinyanyikan, walaupun awalnya berharap mereka bakal menyanyikan Jiyuu e no Shoutai atau Daybreak's Bell. tapi ini aja senangnya udah banget banget. sing along sampe suara hampir habis, loncat-loncat sampai kaki saya pagi ini bangun super pegal. tapi puas. sangat puas. apalagi ketika encore, dimana mereka membawakan lagu Anata, 4th Avenue Cafe, Link dan Niji, benar-benar rasanya ngga mau konser mereka berakhir.

oh ya, ditambah lagi bonus melihat Ken yang mandi keringat sambil main gitar itu rasanya..... ngga bisa dideskripsikan. dan Tetsu yang sempat-sempatnya bilang "Saya suju dari Korea." sukses membuat saya ngakak dan spontan teriak "Tetsu Oppa!" sementara orang-orang di sekitar saya bersorak "HUUUUUU!!!" lol how people hate the boys so much. kayanya Tetsu nanya ya yang lagi ngetop disini siapa. jadi inget Eunhyuk yang kayanya juga nanya siapa aja cowok ganteng di Indonesia, sampe-sampe dia minta dipanggil Darius, Dimas, Rio dan Mike Lewis pas SS4 kemaren. hahahaha.

dan ini untuk pertama kalinya nonton konser rock! hahaha. sampai saat ini konser yang sudah pernah saya tonton hanya konser-konser dari idol korea, dimana penontonnya hampir 90% perempuan. sementara konser laruku ini sepertinya lebih banyak pria, karena saya dikelilingi pria-pria bertubuh besar. benar-benar berbeda. tapi saya lebih enjoy yang ini karena sangat menyenangkan dan memuaskan! semua ikut bernyanyi, berteriak dan melompat, sebagai tanda antusiasme terhadap penantian bertahun-tahun yang akhirnya terwujud.

Laruku pun berjanji untuk kembali lagi ke Indonesia. harus ditepati yaaa. saya pasti akan pergi menonton kalian lagi!

20.4.12

Mari Hargai Museum!

Kebetulan saat ini saya sedang mengerjakan penelitian kualitatif yang berhubungan dengan museum. Berangkat dari hasil hobi saya pergi ke museum yang disertai pengamatan bagaimana isi dari museum tersebut perlahan-lahan semakin rusak dan berkurang, saya mencoba mengangkat tema mengenai museum ini. Memang tema ini tidak semenarik dan sekeren yang dibuat teman-teman sekelas saya, tapi paling tidak saya menyukai apa yang saya teliti.

Bagi sebagian orang, mungkin museum hanya tempat menyimpan benda-benda bersejarah. Selesai. Kemudian untuk sebagian orang lainnya, museum merupakan tempat yang seru untuk berfoto-foto, kemudian diupload ke facebook. Selesai. Mungkin untuk sebagian orang lainnya, museum merupakan sebuah tempat umum, dimana didalamnya kita bisa bersantai-santai, mengobrol dengan teman, keluarga atau bahkan kekasih. Dan saya berharap, semoga masih banyak orang yang menganggap museum merupakan sesuatu yang harus dijaga, dilestarikan, dipelajari dan dihormati.

Demi menambah data untuk penelitian saya, akhirnya pada pergi ke daerah Kota Tua, Jakarta Barat untuk melakukan observasi kelakuan pengunjung museum. Saya memilih untuk pergi pada hari Sabtu karena itu termasuk salah satu hari libur, dimana banyak orang yang pergi berwisata kesana. museum pertama yang saya datangi adalah Museum Sejarah Jakarta, atau Museum Fatahillah. Didalam museum sudah ramai sekali, mungkin karena kebetulan saat saya datang sedang ada anak-anak SD yang karyawisata. Di beberapa tempat sudah dipasang larangan untuk dilarang memotret, tapi tetap saja banyak yang memotret. Kemudian juga larangan untuk membawa makanan sudah jelas tertempel di dinding, tapi tetap saja masih banyak yang masuk sambil membawa makanan.

Kondisi barang koleksi juga sepertinya sudah semakin memburuk dari terakhir kali saya pergi kesana, sekitar akhir tahun 2011 lalu. Pengunjung yang datang pun kalau tidak berfoto-foto ya duduk-duduk di lantai museum atau sekedar memandang keluar jendela lantai dua museum. Tidak sedikit pula yang iseng menyentuh benda pameran, padahal sudah ada larangan untuk menyentuh. Saya sempat mengobrol sedikit dengan petugas museum di depan pintunya, menanyakan bagaimana tanggapannya terhadap sikap pengunjung yang suka menyentuh koleksi hingga terkadang ada yang rusak. Jawaban yang saya dapat hanya "mau bagaimana lagi, itu ngga bisa dihindari. paling ditegur doang, tapi mau diapain lagi.". Kemudian juga saya melihat ada yang membawa makanan masuk kedalam museum dan sempat melintas di depan petugas. Saya tanyakan, kalau ada yang seperti itu ditegur atau tidak, dan lagi-lagi hanya dijawab "sudah berkali-kali ditegur, tapi tetep aja ada yang bawa. capek juga, jadi dicuekin aja."

Kecewa? Ya, sejujurnya saya kecewa dengan sistem yang tidak tegas ini. Peraturan sudah ada, tapi perangkat lainnya, yaitu petugas yang bertanggungjawab malah meloloskan orang-orang yang melanggar peraturan tersebut. 

Kemudian selanjutnya saya pergi ke Museum Bank Indonesia yang masih terletak di kawasan Kota Tua. Berbeda dengan Museum Fatahillah yang diurus oleh Pemerintah, Museum BI diurus oleh BUMN, yaitu Bank Indonesia sendiri, kira-kira begitu lah info yang saya dapatkan dari salah satu petugas yang saat itu saya ajak mengobrol. Museum ini memang bisa dibilang sangat canggih jika dibandingkan dengan museum lainnya. Bermain koin dengan sensor, LCD dimana-mana, perangkat touch screen untuk memberikan informasi kepada pengunjung dan ruang pamer yang terkesan sangat modern dan ber-AC. Masuknya pun gratis, hanya perlu mengisi buku tamu dan menitipkan tas.

Tapi lagi-lagi saya sedih melihat kondisi museum ini. Secara keseluruhan masih sangat bagus, hanya saja banyak LCD dan perangkat touch screen yang sudah rusak. Selain itu, rak geser yang digunakan untuk menyimpan uang dari berbagai negara juga mulai susah ditarik, atau bahkan tidak bisa ditutup. Untuk urusan pengunjung berfoto-foto tentu saja tetap banyak, karena dimuseum ini diperbolehkan untuk memotret, walaupun ada beberapa ruangan yang tidak diperbolehkan memotret dengan lampu blitz. Tapi tetap saja banyak yang melanggar. 

Setelah mengobrol dengan salah satu petugasnya, saya diceritakan bahwa tidak sedikit pengunjung yang suka menyentuh barang koleksi, termasuk LCD yang seharusnya tidak perlu disentuh. Bahkan untuk contoh yang paling ekstrim, dia menyebutkan bahwa pernah ada pengunjung yang mencolok-colok LCD dengan menggunakan pulpen. Tentu saja saat ketahuan langsung ditegur, tapi bagaimana saat sudah kepalang rusak? Mereka juga tidak bisa berbuat apa-apa. Dalam pembangunannya Museum BI mencontoh dari museum-museum yang ada di Singapura, canggih dan modern. Tapi sayangnya, mereka lupa memperhitungkan kondisi masyarakat Indonesia yang tentunya tidak bisa disamakan dengan masyarakat Singapura yang jauh lebih tertib dan taat peraturan. Di Singapura, ketika masuk ke museum pengunjung akan sekedar melihat, membaca, tanpa menyentuh. Tapi di Indonesia, dilihat, terkadang tidak dibaca, kemudian disentuh. Hal inilah yang ternyata tidak diperkirakan untuk terjadi.

Wow, ternyata membangun museum pun sebenarnya diperlukan sosiolog lho untuk mempelajari perilaku masyarakatnya.

Oke, dari hasil observasi saya diatas, saya bukannya mau membandingkan kedua museum tersebut. Yang ingin saya bicarakan disini adalah betapa masyarakat kita masih kurang menghargai sejarah. Memang museum adalah public sphere, dimana kita bisa bersantai-santai dengan kerabat, tapi tolong hargai juga isi dari museum tersebut yang sangat berharga dan memiliki nilai sejarah yang tinggi. Dan tulisan ini merupakan hasil subjektivitas saya terhadap apa yang saya lihat dan saya dengar.

6.1.12

Hello 2012!

2011 bisa dibilang merupakan salah satu tahun paling berkesan. begitu banyak hal yang terjadi di tahun 2011, mulai dari yang menyenangkan, membuat senyum-senyum sendiri, sampai yang bisa membuat menangis.

untuk urusan percintaan, di tahun 2011 saya dibawa melayang-layang, kemudian dilempar lagi ke bumi tanpa ampun. rasanya antara pengen nangis sama ngetawain diri sendiri yang super bodoh. tapi ya sudah lah. semuanya juga salah saya. jadi ngga ada orang lain yang perlu disalahkan.

untuk urusan akademis, di tahun 2011, selama setahun penuh saya dan teman-teman kelompok MPS C berkutat dengan penelitian mengenai kawin muda di desa gunung bunder. mulai dari pembuatan proposal penelitian selama satu semester (baru proposal yaaa), lalu turun lapangan di desa Gunung Bunder II sampai penyusunan laporan yang lumayan bikin gila kalo ngga kuat mental. hahaha. tapi sekarang laporan sudah selesai tepat pada sebelum malam tahun baru! tinggal menunggu seminar tanggal 16 Januari nanti, kemudian revisi. HOBAH!

untuk urusan fangirling, tahun ini  bisa dibilang tahun yang paling menyenangkan buat saya. Super Show 3 Singapore, stalking Super Junior ke airport dan FantastiKpop Jakarta. akhirnya saya berhasil melihat secara langsung konser Super Junior. kerja keras selama lebih dari 6 bulan terbayarkan sudah dengan 3 jam nonstop konser yang.... sulit dideskripsikan. kemudian pada awal bulan Juni, Super Junior berkunjung ke Indonesia untuk sebuah festival musik. tapi karena tiketnya yang mahal dan saya juga ngga terlalu suka artis lainnya, akhirnya saya dan adry memutuskan untuk stalking ke airport Soekarno-Hatta. penantian 3 jam kami tidak sia-sia, karena akhirnya kami berhasil bertemu mereka di immigration gate, walaupun hanya sepintas lalu. dan pada pertengahan Juni, saya berhasil memenangkan tiket FantastiKpop yang dihadiri oleh dua grup favorit saya, 2AM dan Miss A. yah, tahun ini sangat menyenangkan untuk urusan fangirling hahahaha.

ah, tahun 2011, saya kembali menjadi student helper di acara European High Education Fair 2011. ingat saya pernah bercerita kalau saya dijutekin oleh orang dari booth Hungaria karena masalah video player? saya bertemu dia lagi tahun ini. namanya Mr. David. awalnya saya agak takut dijutekin lagi, tapi ternyata dia super baik. saya pikir karena dia lupa tragedi tahun 2010, tapi ternyata dia ingat. hahaha. akhirnya saya malah jadi ngobrol banyak dengan dia. karena saking seringnya patroli di sekitar booth dari Hungaria, saya malah jadi sering duduk disitu dan ngobrol dengan salah satu perwakilan dari Central European University, Edith yang ternyata belajar sosiologi juga!

terima kasih 2011 untuk semua hal yang seru, manis dan menyakitkan!

untuk tahun 2012, saya ngga akan membuat resolusi muluk-muluk seperti tahun 2011. saya cuma berharap tahun ini saya bisa melihat Super Junior lagi dimana pun itu. lalu paling ngga, saya udah kepikiran tema untuk skripsi! itu aja. saya ngga akan membuat resolusi IP naik, karena toh IP bukan segalanya. saya juga ngga akan membuat resolusi untuk punya pacar, karena toh saya masih merasa senang-senang aja tanpa pacar. saya ngga akan membuat resolusi tambah tinggi, karena saya sadar diri, tahun ini usia saya 20 tahun dan sudah ngga mungkin  untuk menambah tinggi badan.

selamat datang 2012! mohon kerjasamanya!

#Happy27thSungmin

Seharusnya saya menulis ini 5 hari yang lalu, pada tanggal 1 Januari tepat. tapi apa boleh buat, saya sibuk nonton running man dan baca here is greenwood punya banyak hal yang harus dilakukan, jadi yaaa baru sempat sekarang. hehehe. hanya sekedar corat-coret ala anak TK, tapi saya buat dengan sepenuh hati. tidak peduli apakah dilihat sungmin atau tidak, yang penting saya senang membuatnya.

HAPPY BIRTHDAY LEE SUNGMIN

wish you all the best.
let's meet again this year, ne?
(kesannya kaya saya kenal secara personal aja hahaha)


19.12.11

IU - Last Fantasy

saya tidak banyak mendengarkan album dari penyanyi korea, karena saya biasanya hanya mendengarkan beberapa lagu saja. misalnya SHINee, saya belum pernah mendengarkan satu pun albumnya secara keseluruhan. atau After School, walaupun saya pernah mendownload album Virgin, tapi hanya beberapa lagu yang saya dengarkan seperti Play Ur Love, Virgin dan Shampoo. hanya Super Junior satu-satunya grup yang seluruh albumnya saya dengarkan. mulai dari Super Junior05 hingga A-CHA. mulai dari Super Junior yang seutuhnya hingga semua subgrup dan solo setiap membernya. tapi semua itu karena faktor bias, makanya saya rela mendengarkan semua albumnya.

tapi ada beberapa artis yang awalnya saya hanya iseng mendownload albumnya, tapi ternyata saya malah berubah menjadi fans dari artis itu, misalnya Miss A. awalnya saya hanya tahu lagu Bad Girl Good Girl dan Breath dari Miss A. bahkan sewaktu mereka ke Jakarta di acara FantastiKpop, dimana saya kebetulan mendapatkan tiket gratisnya dari anakui.com, saya hanya tahu dua lagu itu. setelah full album pertama mereka, A Class dirilis, saya iseng mendownload dan ternyata lagunya bagus-bagus. serius. dari situ, akhirnya saya pun menjadi fans mereka. hehehehe. coba ya ayo Miss A diundang lagi datang ke Jakarta, saya sudah siap sing along semua lagunya.



kemudian beberapa hari yang lalu, saya baru saja mendownload album terbaru IU, Last Fantasy. saya bukan fans berat IU. saya hanya tahu beberapa lagunya seperti Good Day, Marshmallow, Someday dan Nagging yang dinyanyikan bersama Seulong dari 2AM. tapi saat Last Fantasy keluar, saya kebetulan ngga ada kerjaan dan akhirnya mendownload full albumnya.

saya bukan pengamat musik profesional, tapi saya ingin merekomendasikan album ini kepada kalian semua, baik penyuka musik korea ataupun bukan. terlepas dari apakah dia penyanyi korea yang lagi booming atau bukan, tapi menurut saya album ini sangat bagus. terdiri dari 13 track, dimana terdapat 5 lagu yang dinyanyikan secara duet dengan penyanyi lain.

sesuai dengan judul albumnya, mendengarkan album ini bisa membuat fantasi saya melayang-layang. musik-musik yang manis dengan suara merdu IU membuat saya seperti sedang mendengarkan musik pengiring sebuah dongeng. kalau tidak salah di album Last Fantasy limited edition, disertakan juga bonus berupa storybook. agak tergiur juga sih, tapi harganya lumayan mahal dan saya juga ngga bakal ngerti isi storybook-nya karena saya ngga bisa bahasa korea. mungkin nanti kalau punya uang lebih, saya mau beli yang regular edition aja. hahaha.

secara keseluruhan, saya suka semua lagu di album ini. seperti yang sudah saya tulis diatas, semuanya manis. tapi ada beberapa lagu yang menjadi favorit saya. yang pertama adalah Secret. saya juga ngga tau kenapa sih, tapi enak aja dengerinnya. kemudian track yang sama dengan judul album ini, Last Fantasy. mendengarkan lagu ini mengingatkan saya pada lagu-lagu pada film disney seperti Alladin. selain itu, 4AM juga menjadi lagu favorit saya. kenapa? ngga tau juga ya, tapi saat mendengarkan lagu ini saya agak teringat dengan lagu-lagunya TIKA. dan favorit saya yang terakhir adalah single andalan dari album ini yaitu You and I, yang disajikan dalam sebuah video klip yang menurut saya super manis dan penuh fantasi. IU terlihat sangat lucu dan adorable dalam video klip ini, terutama saat menahan angsa peliharaannya agar tidak keluar dari time machine. yuk coba dicek video klipnya dibawah ini.




seperti yang saya tulis diatas, saya bukan fans berat IU, walaupun ngga menutup kemungkinan suatu saat nanti saya bisa jadi fans beratnya. tapi saya sangat mengagumi IU. dia masih muda, setahun dibawah saya. wajahnya juga cantik. suaranya pun jangan ditanya. keseluruhan, dia itu super adorable. saya dan salah seorang teman saya sering ngomel sendiri "IU tuh cantik, suaranya bagus, masih muda lagi! bikin ngiri aja!". maklum, merasa sudah tua, padahal sebenarnya cuma berbeda dua-tiga tahun saja dengan kita. hahaha.

20.11.11

Selamat 3 Tahun!

harusnya postingan ini saya tulis tanggal 18 November kemarin, tapi karena terlalu banyak hal yang harus dilakukan seperti fangirling, download anime, dorama dan TV show, saya jadi baru sempat menulis hari ini.

ya, selamat 3 tahun!

bukan. ucapan ini bukan dalam rangka anniversary saya dengan pacar. pacar aja saya ngga punya *eh kenapa curhat?* ini ucapan selamat 3 tahun untuk blog ini! yeaaayyy! *tebar confetti*

ah ya... berarti sudah 3 tahun sejak saya pertama kali saya menulis di blog ini. mulai saya dari masih anak kelas 3 SMA yang sedang bersiap-siap menghadapi UAN dan terobsesi masuk jurusan sastra jepang sampai sekarang saya udah jadi mahasiswa semester 5 jurusan sosiologi yang lagi bingung nentuin tema skripsi dan masih juga terobsesi masuk jurusan sastra jepang.

tetap masih ngga ada yang penting dari blog ini. struktur bahasa saya juga masih ancur acak-acakan ngga jelas tujuannya. maklum, saya anak sosiologi, bukan anak sastra *apa ngaruhnya?* terus isi blog ini juga masih seputar kehidupan sehari-hari, fangirling dan *UHUK*curhatan*UHUK* saya.

uhm yah, anyway, saya ucapkan banyak-banyak terimakasih buat teman-teman yang masih bersedia membaca blog saya ini dari 3 tahun yang lalu *emang ada gitu?*

jangan lupa apa kata The Beatles, "turn off your mind, relax and float down stream.." #eaaa

4.11.11

Old Memory

today i found this!

MY AYUMI HAMASAKI ALBUM COLLECTION!!

it's been sooooo long dan semuanya masih dalam bentuk kaset, bukan CD. maklum, masa SD dan SMP, uang jajan saya ngga mencukupi untuk membeli CD original dan harganya bisa diatas 50.000 rupiah.

foto diatas adalah album Ayumi Hamasaki yang pertama saya beli, A Ballads. sebenarnya ini cuma semacam album kompilasi dari beberapa lagu ballad Ayumi yang diaransemen ulang, kemudian ditambah dua buah lagu (yang juga bergenre ballad) Rainbow dan Satsugyou Sashin. album awal mula kegilaan saya terhadap Ayumi Hamasaki yang saya beli ketika saya kelas 6 SD atau sekitar... 8 tahun yang lalu.

foto diatas, album (Miss)Understood adalah album terakhir Ayumi Hamasaki yang saya beli pada kelas 1 SMA. sejak saat itu, saya ngga pernah lagi beli album Ayumi Hamasaki. bukannya saya berhenti suka atau gimana, tapi saat itu teman saya di SMA benar-benar ngga ada yang suka Ayumi. berbeda dengan waktu SMP dimana salah satu teman baik saya merupakan sesama pecinta Ayumi Hamasaki.

masuk kuliah, saya mulai merasa kangen dengan lagu-lagu Ayumi Hamasaki dan memutuskan untuk kembali mendengarkan lagu-lagunya dengan cara... mendownload. bukannya saya ngga mampu beli CD-nya atau gimana, cuma uang saya sudah terlanjur dihabiskan untuk membeli CD can merchandise Super Junior dan Sungmin. hahaha.

mendengarkan musiknya sedari dulu, saya merasa ada hal yang berubah dari Ayumi Hamasaki, suara. bukannya suara Ayumi jadi lebih jelek atau gimana. yang jelas ketika menyanyi dia mengalami progress, jauh lebih baik dari album lamanya. tapi suaranya sekarang menurut saya menjadi agak berat, tidak secempreng dulu lagi.

anyway, ini adalah dua album Ayumi Hamasaki favorit saya, Rainbow dan Memorial Address.


3.11.11

Pasta, Running Man and Greece

halo.

apa kabar? sudah berapa lama ya saya ngga nulis di blog ini? terakhir kali saya lihat sih tanggalnya 24 Mei. sekitar 5 bulan yang lalu. lumayan lama juga ya. hahaha.

masih belum ada yang berubah dari terakhir kali saya menulis disini. saya masih pendek, saya masih malas, saya masih cinta Lee Sungmin, saya masih ingin belajar di sastra jepang, saya masih bingung kenapa saya bisa belajar di jurusan saya saat ini, saya masih suka bolos kuliah pagi, saya masih belum punya pacar dan saya masih belum punya sesuatu yang penting dan berguna untuk ditulis. intinya, selama lima bulan terakhir tidak ada yang berubah dari diri saya.

mungkin ada sedikit perubahan, misalnya saya jadi suka banget drama Pasta. ada yang tahu? Chef Choi Hyun Wook dan Seo Yoo Kyung. tema dari drama ini jelas tentang percintaan, tapi yang bikin saya suka banget adalah setting mereka di dapur restoran pasta yang bikin saya lapar setiap saat. drama ini keluar lebih dari setahun yang lalu. memang saya agak telat menontonnya karena saya malas beli DVD bajakannya yang banyak bertebaran di kober dan memilih untuk menunggu salah satu teman saya punya softcopy-nya. tapi ya sudah lah. yang penting sekarang saya udah nonton and now i'm proudly announcing : "i'm officially in love with Lee Sun Gyun <3"


Pasta <3

selain Pasta, saya juga tergila-gila pada Running Man! yay! ada yang tahu Running Man? sebagian besar orang yang suka K-pop pasti tahu Running Man, sebuah variety show yang cukup terkenal di Korea. sebenarnya saya tahu Running Man sudah lama. niat ingin menonton pun juga sudah lama. tapi apa daya, keinginan menonton itu dikalahkan oleh kemalasan saya untuk mendownload (bahkan untuk download aja saya bisa malas. gimana belajar?) hingga akhirnya salah seorang teman saya ternyata sudah mendownload hampir seluruh episodenya. tanpa pikir panjang, saya rampok isi external harddisk-nya. hahaha.

Running Man Cast!
Gwangsoo-Jaesuk-Joongki-Sukjin- Jongkook-Jihyo-Gary-Lizzy-Haha

bintang tamu yang berbeda-beda setiap minggunya, misi yang aneh-aneh dan karakter yang berbeda-beda dari setiap Running Man membuat variety show ini menjadi kocak dan seru untuk ditonton. selain itu mereka selalu mengambil tempat syuting di tempat-tempat yang menjadi landmark dari Korea. agak bikin ngiler juga sih, bikin makin pengen kesana. hahaha. cast favorit saya adalah Kang Gary yang merupakan seorang rapper dari grup Lessang. wajah datarnya benar-benar bisa membuat saya ngakak guling-guling. tapi cast lainnya juga tidak kalah menarik kok. Haha yang super adorable dengan tingkah childish-nya (haha + pororo = haroro LOL) dan jongkook dengan hegemoninya juga merupakan salah satu yang saya favoritkan dari acara ini.

oke, berpindah dari masalah acara yang sedang saya gilai, mendadak saya memiliki list baru mengenai negara yang paling ingin saya kunjungi.

1. Yunani
2. Jepang
3. Inggris
4. Korea

kalau Jepang, jelas karena saya dari jaman SD juga udah suka banget sama negara ini. yah, gimana ya, bukannya saya ngga suka sama Indonesia, tapi negara Jepang memang benar-benar sudah menarik perhatian saya sejak sekitar 9 tahun yang lalu. kemudian Inggris. saya ingin pergi ke kota Liverpool, kota asal dari band favorit saya sepanjang masa, The Beatles. selain itu, Hugh Grant dan Coldplay juga dari Inggris kan? (saya tahu alasannya memang aneh). Korea, tentu saja karena saya ingin melihat langsung seperti apa sih negara asal Super Junior itu? berbagai variety show-nya membuat saya tertarik untuk mendatangi negara itu. dan mungkin kalau beruntung, saya bisa bertemu Lee Sungmin, Lee Sun Gyun atau Kang Gary.

sebenarnya bukan baru-baru ini saya tertarik dengan Yunani. saya suka sejarah dan saya suka mitologi Yunani. saya ingin melihat langsung seperti apa kuil-kuil pemujaan para dewa Yunani. dan katanya pantai disana juga bagus banget, walaupun menurut tante saya yang pernah travelling kesana, udara panasnya ngga nahan. tapi tetap.... saya pengen banget pergi kesana. Athenaaaaaaaaaaaaa.....

ah, mulai lagi kan saya menulis tentang hal yang ngga penting....